Selasa, 02 Juli 2013

Perdebatan antara Metal dua jari dan Metal satu jari


Permasalahan diatas kini menjadi sangat heboh dikalangan para metalhead, dua aliran metal yang saling bertolak belakang tersebut kini menjadi perdebatan untuk para penganut aliran musik cadas.
Seperti kita ketahui metal dua jari adalah sebuah lambang dari suatu musik metal, dan musik metal itu sendirimempunyai banyak bagian aliran, seperti aliran musik death metal, brutal death metal, metalcore, deathcore, metal hardcore dan lain sebagainya. Metal dua jari melambangkan sebuah aliran musik metal yang cenderung lebih menyangkut tentang kematian dan hubungan antara kehidupan manusia dan Tuhan. Dan bisa dikatakan aliran ini membawa kita kepada kesesatan dan menjauhi segala norma agama yang berlaku, dan sebuah lambang yang paling mendasar dari metal adalah sebuah gambar pentragam dan kepala kambing. Kalau kita berpikir tentang lambang yang satu ini pasti kita sudah bisa terbayangkan tentang sebuah lambang yang sering digunakan dalam ritual menyembah setan. Mungkin kita tak habis pikir mengapa ada sebuah aliran musik yang seperti itu, tapi itulah salah satu kreativitas di negeri ini yang telah menjadi budaya.
Berkenaan dengan aliran musik metal ada satu lagi sebuah kreativitas yang mungkin belum pernah kita dengar sebelumnya, yaitu metal satu jari. Dimana sebuah aliran metal yang kebenyakannya mengajak kita pada suatu kesesatan tapi aliran ini bertolak belakang dari itu. Justru aliran ini mengajak kita pada suatu kebenaran agama, dengan memasukan unsur agama islam kedalam musik metal. Sudah pasti aliran ini mendapatkan banyak kecaman, karen aliran ini seperti mencari sensasi saja dan telah melenceng dari kebenaran suatu aliran yang sebenarnya. Dan contoh band metal yang menganut aliran metal satu jari adalah Tengkorak dan Purgatory, dua band senior yang telah lama meramaikan komunitas musik metal di negeri ini. Meskipun banyak mendapat kecaman, aliran ini tetap berjalan karena faktor massa pendukung kedua band ini telah benyak sekali. Intinya mereka menjadikan sebuah lagu metal untuk mengajak manusia kepada kebenaran agama, mungkin kita berpikir semua ini seperti dakwah yang disampaikan melalui musik keras. Meskipun terjadi pro dan kontra, tapi kita bisa mengambil kesimpulan positif dari aliran ini. Dan semoga saja aliran ini dapat merubah dan mengajak sebagian besar komunitas metal kedalam sebuah kebenaran yang sesungguhnya.

Arti lagu Patriot Moral Prematur - Dead Squad (Indonesian Death Metal)

PATRIOT MORAL PREMATUR


Lirik: Daniel, 
Musik: Stevie, 
Aransemen: Deadsquad 

Tercium bau busuk dari relevansi parodi perbaikan moral
Diperlihara sebagai parasit… Hamba setia pelayan tahta tirani
Mereka kongegrasi agen bencana
Terdidik untuk perang barisan raga tak berotak
(mereka) terjerat kebodohan mengkristal
Ini semiotika anjing rabies, menyerang tanpa pikir panjang
Dahaga darah, menggogroti rasa aman yang sekarat
Hiduplah! Hukum rimba!
Inkarnasi, kultur barbar ketimuran …hanya bernyali saat berkoloni
Gila pahala nurani mati rasa
Lapar kuasa yang tak sejalan menjadi lawan
Atas nama kebaikan premanisme halal
Wacana moral selalu omong kosong! wacana moral omong kosong!
Pelabelan halal dan haram! sudut pandang yang dangkal !
Merampas hak yang tak sejalan! dibabtis menjadi lawan !
Laaaawaaaannn! …KITA ADALAH LAWAN !
Kecemasan kita nikmatin ! dikhianati negeri sendiri
Punah sudah rasa percaya ..terkikis rasa kecewa
PATRIOT MORAL PREMATUR …HEROISME SAMPAH MASYARAKAT !
Belenggu ruang gerak dalam demokrasi
Rasa aman sekarat …tersodomi parang halal
Keadilan utopis kongkret
TAHTA TIRANI HARUS MATI !
————-
Apa yang anda tangkap dari lirik lagu di atas?
Keras ?
Kasar?
Brutal?
Di mata saya lirik tersebut adalah sebuah cerita. apa yang di ceritakan?silahkan anda simak dan baca baik2.
“Pasca era reformasi di mantan negeri agraris ini tumbuh subur berbagai macam organisasi massa seperti jamur di musim hujan. Berbagai ormas ini mulai makin berani unjuk taring dan parang ke permukaan dan berubah menjadi pahlawan–pahlawan moral dengan cara–cara yang tidak kita harapkan, seperti sweeping dan berbagai macam tindak pengerusakan lainnya.
Saat berkoloni mereka tampaknya lebih mengedepankan kekerasan, mengenyampingkan dialektika lalu merampas perasaan aman dengan dalih perbaikan moral.
Ini bagaikan bentuk premanisme yang lebih teroganisir, dilegalkan dan dipelihara oleh pemerintah sendiri. Karena pemerintah tampaknya minim melakukan tindakan tegas dalam mereduksi aksi kekerasan semena-mena yang dilakukan ormas– ormas tersebut.”
Salam Anti Kekerasan. Coba Cek Video ini :)


 Sumber : http://hiburan.kompasiana.com/musik/2013/04/09/cerita-di-balik-lagu-patriot-moral-prematur-dead-squad-indonesian-death-metal--549334.html